Zlatan Ibrahimovic Dinilai Sudah Kadaluwarsa

Zlatan Ibrahimovic Dinilai Sudah Kadaluwarsa

Pendapat dan penilaian tersebut datang dari mantan pemain Tim Nasional Republik Irlandia, Eamon Dunphy. Menurutnya, Zlatan Ibrahimovic bahkan kesulitan saat harus berhadapan dengan tim yang lemah. Secara keseluruhan, performa ibra dinilainya sudah tidak bagus lagi, dan memang sudah ‘kadaluwarsa’.

Zlatan Ibrahimovic Dinilai Sudah Kadaluwarsa

Zlatan Ibrahimovic, penyerang asal Swedia ini memang telah mengemas delapan gol sejak bergabung dengan Manchester United pada musim panas kemarin, namun demikian, mantan bintang Paris Saint-Germain tersebut dianggap sebagai pemain veteran yang sudah kadaluwarsa, lantaran performanya diatas lapangan sudah terlihat sangat terpengaruh usia.

Sebagaimana diketahui, saat ini, penyerang kondang asal Swedia itu memang telah berusia 35 tahun. Namun, empat tahun sebelumnya, saat masih berkarir bersama dengan Paris Saint-Germain, Ibra sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan performa di usia nya. Dia bahkan mempersembahkan empat gelar Ligue 1 Prancis kepada raksasa Prancis tersebut dalam empat edisi terakhir secara beruntun.

Musim panas lalu, Ibra memutuskan bergabung dengan Manchester United setelah menolak perpanjangan kontrak dari Paris Saint-Germain. Sejauh ini, dari total 17 pertandingan yang telah dia mainkan di semua ajang bersama Raksasa Liga Primer Inggris tersebut, sang pemain baru mengoleksi delapan gol.

Meski demikian, performanya di atas lapangan tetap diragukan mantan pemain timnas Republik Irlandia, Eamon Dunphy yang menyebut bahwa Ibra sudah ‘kadaluwarsa’.

“Saya menilai Ibrahimovic sudah tak lagi memiliki daya sepakbola di dalam dirinya, Menghadapi tim yang lebih lemah, mereka harus memainkan di awal. Saya kira, dia mengemas enam gol dalam tujuh pertandingan dan gol-gol itu pun sungguh penting.”

“Akan tetapi, dia telah melewati tanggal kadaluarsanya. Dia sekarang 35 tahun plus. Dengan umur yang demikian, dia tidak bisa benar-benar bekerja. Passing, mencetak gol, dan permainannya secara umum sudah sangat buruk,” ujar Dunphy kepada RTE 2fm.

Share this post

Post Comment