Zdenek Zeman Sebut Juventus Jarang Diuntungkan Wasit

Zdenek Zeman Sebut Juventus Jarang Diuntungkan Wasit

Kendati dirinya dikenal sebagai salah satu sosok anti Juventus, namun Zeman menganggap bahwa Juventus jarang diuntungkan wasit dalam kemenangan mereka di sebuah pertandingan, termasuk kontra Napoli. Namun demikian, Zeman mengakui, penalti karena pelanggaran reina itu kesalahan wasit.

Zdenek Zeman Sebut Juventus Jarang Diuntungkan Wasit

Insiden sepasang penalti untuk Juventus dalam kemenangan 3-1 atas Napoli tengah pekan lalu, terus jadi komoditi panas di Italia. Banyak yang menyalahkan Juventus dan menuding mereka telah menyuap wasit dalam pertandingan, namun pelatih Pescara, Zdenek Zeman tidak sependapat dengan anggapan orang-orang.

Paolo Valeri, wasit yang memimpin pertandingan tersebut menerima banyak kecaman, termasuk dari Napoli telah lakukan kesalahan fatal. Namun tidak sedikit juga yang membela wasit dalam pertandingan tersebut, dan mengatakan bahwa Juventus memang pantas atas kemenangan yang mereka raih, karena memiliki skuat yang sangat bagus.

Salah satu yang membela Juventus adalah manajer utama Pescara, Zdenek Zeman, padahal dia dikenal sebagai salah satu manajer yang anti Juve. Namun kali ini dirinya mengeluarkan opini yang bijak, meski tetap condong membela Napoli atas insiden terbaru.

“Keputusan wasit yang menguntungkan salah satu tim dalam sebuah pertandingan memang terkadang selalu ada. Kemungkinan besar, wasit memiliki penilaian berbeda terhadap sebuah insiden dalam pertandingan. Itu wajar saja, karena seperti pemain, wasit juga bisa melakukan kesalahan, karena mereka manusia biasa,”

“Untuk musim ini, saya tak melihat wasit banyak menguntungkan Juventus. Saya juga tak melihat Juve menang dengan dibantu keputusan wasit. Namun di partai melawan Napoli, penalti akibat pelanggaran Pepe Reina memang sebuah kesalahan,” ujar Zeman, seperti dikutip Premium Sport.

Namun demikian, Juventus masih harus melakoni pertandingan leg kedua babak semifinal Coppa Italia di Stadio San Paolo.

Share this post