Presiden Bayern Gerah Lihat Gebrakan Klub-Klub Tiongkok

Presiden Bayern Gerah Lihat Gebrakan Klub-Klub Tiongkok

Orang Nomor satu di Bayern itu berharap agar manuver yang dilakukan klub-klub tiongkok hanya bersifat sementara. Uli Hoeness sendiri teringat pada apa yang dilakukan oleh New york Cosmos di masa silam, saat berusaha untuk mencapai sukses instan dengan cara yang sama.

Presiden Bayern Gerah Lihat Gebrakan Klub-Klub Tiongkok

Uli Hoeness mengecam langkah klub-klub Tiongkok yang tak ragu membelanjakan dana besar guna mendatangkan banyak pemain ternama ke Chinese Super League (CSL). Kendati sejauh ini belum ada bintang munich yang berhasil mereka goda, namun Presiden Bayern tetap merasa gerah dengan manuver yang dilakukan klub-klub tersebut.

Sebagaimana diketahui, belakangan ini, media-media Eropa tengah berbicara tentang gebrakan yang dilakukan oleh sejumlah klub Liga Super Tiongkok yang sukses mendaratkan sejumlah bintang besar yang berkiprah di Eropa seperti Oscar, Axel Witsel, John Obi Mikel dan Carlos Tevez, yang tak kuasa menolak tawaran gaji super tinggi.

Gebrakan mereka tak sampai disitu, kabar terkini menyebut bahwa salah satu klub Liga Super Tiongkok sempat melayangkan tawaran kepada striker bayern, Robert Lewandowski dan penyerang Dortmund Aubameyang. Hal ini lantas membuat presiden Bayern, Uli Hoeness, merasa gerah dengan manuver tersebut, meskipun tidak ada pemainnya yang direbut sejauh ini.

“Membuat gerah, bukan apa-apa tapi itu faktanya, Saya berharap manover mereka hanya sementara saja sama seperti apa yang pernah dilakukan Amerika Serikat pada suatu ketika.” kecam Hoenes Sebagaimana dilansir Sky Sports News Deutschland.

Apa yang dilakukan klub-klub Tiongkok membuat Hoeness teringat akan Ne York Cosmos di masa silam, saat mencoba meraih sukses instan dengan mendatangkan sejumlah pemain top sekelas seperti Franz Beckenbauer, George Best, Pele dan Gerd Muller.

“Saat itu, sempat terjadi hal serupa, adalah New York Cosmos dengan uang besar yang mereka miliki ingin membangun klub dalam waktu lima tahun, lebih instan dari 50 tahun yang dilakukan klub-klub lain,” tandasnya.

Share this post