Mundur dari Crystal Palace, Sam Allardyce Resmi Pensiun

Mundur dari Crystal Palace, Sam Allardyce Resmi Pensiun

Dikatakan juru taktik berusia 62 tahun itu, bahwa keputusan yang dia ambil ini tidaklah keputusan yang mudah, tapi juga cukup sederhana. Terlepas dari itu, Big Sam tetap mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen Crystal Palace yang telah mempercayai dan mendukungnya selama lima bulan.

Mundur dari Crystal Palace, Sam Allardyce Resmi Pensiun

Crystal Palace berhasil bertahan di ajang Premier League musim depan, meski sempat terseok-seok di Zona Degradasi. Namun, mereka dipastikan harus mencari pelatih anyar pada kesempatan transfer mendatang, setelah manajer mereka saat ini, Sam allardyce baru saja mememutuskan mundur dari jabatan sebagai juru taktik The Eagles.

Seperti diketahui, bekas manajer Sunderland itu memang ditunjuk untuk menangani Tim utama Crystal Palace sejak Februari lalu untuk menggantikan Alan Pardew. Penunjukkan ini tak lain karena posisi klub yang terpuruk di Zona Degradasi. Benar saja, Sam Allardyce langsung mampu mengangkat performa The Eagles yang akhirnya bertahan di Premier League musim depan.

Hanya saja, setelah kurang lebih lima bulan menukagi tim utama Crystal Palace, Sam Allardyce akhirnyah memutuskan untuk mengundurkan diri, yang sekaligus jadi pertanda akhir dari perjalanan karirnya sebagai pelatih sepakbola di usia 62 tahun.

“Dalam beberapa hal, ini adalah keputusan yang sangat sulit, tapi di sisi lain ini juga keputusan yang sederhana. Saya akan selalu berterima kasih pada Crystal Palace dan [sang petinggi klub] Steve Parish yang telah memberikan saya kesempatan untuk pergi dengan kepala tegak setelah berhasil membantu klub tetap berlaga di Liga Primer.”

“Tapi ada saatnya ketika Anda harus mengambil keputusan sesuai dengan yang Anda inginkan, dan itulah bagian yang sederhana bagi saya.” ungkap Allardyce seperti dikutip dari Goal Internasional.

Adapun sepanjang karirnya sebagai Manajer sepakbola, Sam Allardyce sempat menukangi sejumlah klub termasuk Newcastle United dan Sunderland. Selain itu, dia juga pernah menukangi Timnas Inggris selama dua bulan, memilih mundur setelah terlibat dalam sebuah skandal yang melibatkan FA.

Share this post