Mbappe Enggan Dijuluki Thierry Henry Baru

Mbappe Enggan Dijuluki Thierry Henry Baru

Youngster Paris Saint-Germain dan Tim Nasional Prancis, Kylian Mbappe sepertinya enggan kerap kali dibanding-bandingkan dengan para legenda Les Bleus di masa lampau. Bahkan, mantan bintang AS Monaco tersebut menolak julukan ‘The New Thierry Henry’ yang disematkan publik kepadanya sejak musim kemarin.

Mbappe Enggan Dijuluki Thierry Henry Baru

Mbappe, 18 tahun, memang tampil mempesona sejak kampanye musim 2016/17 kemarin bersama dengan AS Monaco, dimana dia berhasil menggiring klub Kerajaan tersebut untuk memenangkan trofi Ligue 1 Prancis, mengakhiri dominasi Paris Saint-Germain yang sudah berlangsung selama empat tahun terakhir. Sementara henry juga mengawali karirnya bersama dengan AS Monaco sebelum kemudian meraih sukses bersama Arsenal dan Barcelona, serta dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepakbola.

Tak heran jika keduanya kerap disama-samakan, terlebih gaya bermain Mbappe yang memang sepintas mirip dengan gaya bermain Henry dulu, sehingga munculah julukan ‘The New Thierry Henry’ untuk sang pemain. Mbappe sendiri merasa terhomat disamakan dengan legenda sebesar Henry, namun yang bersangkutan tak ingin julukan tersebut atau julukan-julukan yang lain diberikan kepadanya.

“Sebuah kehormatan bagi saya [bisa dibandingkan dengan Henry]. Tetapi hal itu tidak berpengaruh pada saya. Saya ingin menjadi diri sendiri, bukan duplikat dari orang lain. Saya tahu orang-orang berharap banyak dari saya. Tetapi saya harus bekerja keras. Usia muda saya bukan menjadi alasan bagi saya [untuk tidak bermain baik setiap laga],” kata Mbappe kepada Tuttosport.

Musim ini, Mbappe cukup tampil impressif dengan mengemas empat gol dan mencatatkan empat assist dalam 12 penampilanya di semua ajang bersama PSG. Diapun didapuk mejadi calon bintang di ajang Piala dunia 2018 mendatang bersama Timnas Prancis. Mengenai turnamen empat tahunan tersebut, Mbappe optimis Prancis dengan para pemian muda menjanjikan, bakal mampu meraih hasil positif.

“Prancis tidak kekurangan talenta. Kami adalah tim yang masih muda dan ini akan membantu kami untuk terus berkembang dan makin dewasa dalam turnamen yang begitu penting ini,” imbuhnya.

Share this post