Madanda Sebut Messi Ancaman Besar Bagi Prancis

Madanda Sebut Messi Ancaman Besar Bagi Prancis

Jelang pertemuan melawan Timnas Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2018, gelandang Prancis Steve Madanda, meminta timnya untuk mewaspadai Kapten sekaligus bintang utama Les Albiceleste, Lionel Messi. Hal terseut karena menurut madanda, Messi adalah pemain yang bisa berbuat apapun di atas lapangan.

Madanda Sebut Messi Ancaman Besar Bagi Prancis

Lionel Messi, 30 tahun, memang selama ini dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dunia, bahkan mungkin salah satu yang terbaik dalam sejarah sepakbola. Tapi performanya awal Piala dunia 2018 bersama timnas Argentina tidak memuaskan, bahkan cenderung mengecewakan.

Dua pertandingan dilalui Messi tanpa mencetak gol, dan saat itu juga Argentina gagal meraih kemenangan, abhkan dilibas habis Kroasia lewat skor akhir 0-3. Barulah pada pertandingan terakhir fase Group melawan Nigeria, Messi membuka rekening golnya di Rusia, dimana itu juga diwarnai oleh kemenangan Argentina 2-1 atas Wakil Afrika.

Kemenangan tersebut membuat Argentina melangkah ke babak 16 besar, dan di babak itu mereka akan berhadapan dengan raksasa Eropa, Timnas Prancis. Pertandingan tersebut sendiri rencananya akan berlangsung pada Sabtu malam WIB mendatang, 30 Juni 2018. Nah, jelang berlangsungnya pertandingan tersebut, gelandang Prancis, Steve Madanda angkat bicara.

Menurutnya, kendati Messi sendiri tampil majal pada dua pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2018, namun bintang Barcelona selalu mampu menghadirkan ancaman bagi setiap tim lawan. Karenanya, Madanda meminta kepada Prancis untuk mewaspadai ancaman yang bisa dihadirkan pentolan Argentina tersebut.

“Kami harus bertahan dengan baik, saling berdekatan, meski Messi itu mampu melakukan segalanya, Kami tahu itu, kami waspada penuh. Kami punya sejumlah pemain di tim kami yang pernah bermain beberapa kali dengan dia atau melawan dia di La Liga.”

“Kami tahu apa yang akan kami hadapi pada Sabtu nanti namun kami punya senjata untuk bertahan dengan baik dan melukai mereka.” kata Mandanda di sesi konferensi pers.

Share this post