Luciano Spalletti Sama Sekali Tak Kecewa Tinggalkan AS Roma

Luciano Spalletti Sama Sekali Tak Kecewa Tinggalkan AS Roma

Juru taktik asal Italia, Luciano Spalletti, telah resmi berpisah dengan AS Roma, sejak akhir pekan kemarin. Meski meninggalkan klub yang kabarnya memang sudah sejak lama berencana untuk mendepaknya dari kursi pelatih, tapi Spalletti sama sekali tidak menyimpan rasa kecewa, terlebih rasa dendam terhadap Gialorossi. Luciano Spalletti Sama Sekali Tak Kecewa Tinggalkan AS Roma

Seperti diketahui, Luciano Spalletti menjalani periode keduanya sebagai pelatih tim utama AS Roma sejak januari 2016 kemarin, dia ditunjuk untuk menggantikan Rudi Garcia. Musim lalu, Spalletti hanya mampu membawa AS ROma finish sebagai peringkat ketiga, tapi musim ini, secara dramatis, Totti cs digiringnya mengamankan tempat kedua di klasemen akhir, setelah bersaing sengit pada jornada terakhhir dengan Napoli.

Kendati demikian, prestasi ini masih dianggap kurang begitu membanggakan, karena klub faktanya belum bisa mengakhiri dominasi Juventus yang sudah enam kali beruntun meraih scudetto. Situasi tersebutlah yang membuat pihak AS Roma melakukan perombakan besar dengan mendepak direktur olahraga mereka, Walter Sabatini untuk kemudian digantikan Monchi.

Tak hanya itu, muncul kabar yang mengklaim bahwa Gialorossi juga akan mendepak Luciano Spalletti dari kursi pelatih. Benar saja, sang manajer tak mendapat perpanjangan kontrak anyar di akhir musim ini dan resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai peramu taktik.

Mungkin, ini terdengar sedikit mengecewakan bagi Spalletti, mengingat dia telah berhasil menggiring roma ke babak group Liga champions Eropa musim depan. Namun sang manajer berusia 58 tahun justru mengaku sama sekali tidak menyimpan rasa kekecewaan atau bahkan dendam. Dia bahkan mendoakan yang terbaik bagi AS Roma di masa mendatang.

“Saya akan selalu terikat dengan Roma, bahkan saat saya berkarier di Rusia [melatih Zenit St Petersburg]. Saya selalu melihat hasil dan perkembangan mereka,”

“Terkait musim ini, saya rasa kami telah bekerja dengan baik. Memang segalanya ditentukan dengan hasil akhir, tetapi yang terpenting adalah saya telah meninggalkan skuat Roma yang sangat kuat, sebuah tim dengan banyak pemain hebat,” kata Spalletti dalam jumpa pers, Rabu (31/5).

Share this post