Lionel Messi Dihina, Luis Enrique Membela

Lionel Messi Dihina, Luis Enrique Membela

Sang manajer merasa sangat geram dengan orang-orang yang merendahkan Lionel Messi setelah pemain andalannya tersebut kalah merebutkan Ballon d’Or 2016 dari Cristiano Ronaldo. Enrique mengecam orang-orang yang menyebut Messi pantas raih penghargaan ‘Melon d’Or’.

Lionel Messi Dihina, Luis Enrique Membela

Cristiano Ronaldo, superstar Real Madrid asal Portugal ini berhasil memenangkan penghargaan Ballon d’Or 2016 oleh France football, setelah memenangkannya, bukannya ucapan selamat yang dilantunkan orang-orang, mereka malah menghina pihak yang kalah, Lionel Messi. Terkait hinaan tersebut, pelatih Barcelona, Luis Enrique pasang badan.

Sebagaimana diketahui, Messi dan Cristiano Ronaldo kembali bersaing di tiga besar ballon d’Or tahun ini. Pada akhirnya, pemain Portugal berhasil meraih trofi tersebut usai memenangkan gelar Liga champions Eropa bersama Real Madrid dan Piala Euro bersama Portugal. Bagi Ronaldo, penghargaan pemain terbaik tahun ini menjadi yang keempat kalinya dalam kariernya. Messi masih unggul jumlah dalam mendapatkan trofi tersebut, lima kali memenangkan penghargaan Ballon d’Or.

Pelatih Luis Enrique sangat tidak setuju bahwa penghargaan tersebut secara otomatis jadi tolak ukur kualitas seorang pemain sepakbola, dan membandingkan Ballon d’Or dengan Melon d’Or, menurut Enrique, adalah hal yang konyol.

“Lionel Messi adalah pemain yang unik, dia bisa dimainkan pada posisi mana saja, bahkan sebagai bek tengah, ia akan menjadi pemain bertahan di tim ini. Ia pemain berbeda. Gila saja jika mereka membandingkan penghargaan–Melon d’Or atau apapun yang ingin mereka banding-bandingkan. Itu sangat konyol menurut saya.”

“Jangan lupa untuk membandingkan Messi dengan para legenda terdahulu, karena fisik mereka lebih lemah, pemain sekarang lebih memiliki persiapan, lebih kuat fisiknya, kemampuannya, pelatih memberinya lebih banyak pengetahuan. Tak akan ada pemain sepertinya,” Demikian tegas sang entrenador.

Share this post

Post Comment