Leonardo Bonucci Tak Anggap dirinya Pengkhianat

Leonardo Bonucci Tak Anggap dirinya Pengkhianat

Bek tengah Italia, Leonardo Bonucci membantah anggapan bahwa dirinya adalah seorang pengkhianat, meskipun baru saja meninggalkan Juventus, yang telah membesarkan nama dan karirnya selama tujuh tahun terakhir untuk kemudian bergabung dengan klub Rival, AC Milan.

Leonardo Bonucci Tak Anggap dirinya Pengkhianat

Sebagaimana diketahui, Bonucci baru saja resmi bergabung dengan AC Milan usai ditebus lewat banderol seharga 42 Juta Euro. Nah, sebenarnya kepindahan sang pemain menuju tim arahan Vincenzo Montella sangat mengejutkan, mengingat bonucci tak pernah menggubris setiap tawaran yang mendatanginya dalam beberapa tahun terakhir ini.

Bahkan, pada musim panas ini, Juventus dipercaya juga mendapatkan tawaran dari sejumlah tim papan atas Eropa untuk pemain berusia 30 tahun tersebut seperti Paris Saint-Germain, Chelsea, Manchester City, Barcelona bahkan Real Madrid. Justru saat Juve menolak semua tawaran itu, Bonucci malah memutuskan untuk begabung langsung dengan klub rival, AC Milan.

Tentu saja, keputusan sang pemain cukup kontroversial dan mendapatkan reaksi negatif dari para Juventini. Mereka menyebut Bonucci sebagai pengkhianat, namun sang pemain sendiri tidak merasa seperti seorang pengkhianat.

“Mengingat semua yang sudah saya berikan pada Juve, saya tidak merasa seperti seorang pengkhianat atau bahkan mata duitan,” kata Bonucci dalam sebuah wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.

Lebih lanjut, Bonucci membantah adanya konflik yang terjadi di ruang ganti Juventus antara dirinya dengan Alves dan Chiellini. Ditegaskan Bonucci bahwa semua rumor tentang konflik di ruang ganti adalah rumor yang sama sekali tidak benar.

“Bicara dan berunding antar-rekan sudah biasa. Semua orang punya karakter sendiri, tapi hubungan saya dengan mereka selalu baik. Isu tentang apa yang terjadi di ruang ganti itu tidak benar.” Tandasnya.

Share this post