Legenda Jerman tak Terkesan Dengan Prancis

Legenda Jerman tak Terkesan Dengan Prancis

Tim Nasional Prancis telah berhasil merengkuh trofi Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor telak 4-2 pada partai final. Namun, Legenda Jerman Lothar Matthaus mengaku sama sekali tak terkesan dengan penampilan tim Arahan Didier Deschamps sepanjang kompetisi empat tahunan ini.

Legenda Jerman tak Terkesan Dengan Prancis

Seperti diketahui, sejak awal kompetisi, Tim Nasional Prancis memang disebut-sebut sebagai salah satu tim favorit di ajang Piala Dunia tahun ini. Mereka pun membuktikannya lewat hasil-hasil bagus sepanjang fase group dengan meraih dua kemenangan dan tertahan imbang sekali, kemudian finish sebagai juara group.

Pada babak 16 besar, Prancis kemudian berhadapan dengan salah satu kandidat juara, Argentina dan berhasil unggul tipis 4-3. Sementara melaju ke babak perempat final, tim ayam jantan berhadapan dengan wakil Amerika Selatan lainnya, Uruguay. Mereka menunjukkan keunggulan mereka di partai tersebut dengan menang telak 2-0.

Di babak semifinal, Skuat arahan Didier Deschamps berhadapan dengan generasi emas belgia, pertandingan tersebut berjalan intens sejak awal. Tapi akhirnya, Samuel Umtiti mencetak gol tunggal kemenangan Prancis di babak kedua. Akhirnya, Prancis pun melangkah ke babak final untuk kali ketiga dalam sejarah mereka.

Pada laga puncak, Prancis berhadapan dengan Kroasia, dan menyegel trofi Piala Dunia usai menang dengan skor akhir 4-2. Dengan demikian, Les Bleus resmi jadi juara dunia tahun ini yang merupakan gelar keduan mereka dalam sejarah. Sanjungan demi sanjungan pun diberikan kepada Timnas Prancis.

Namun, legenda besar Timnas Jerman, Lothar Matthaus mengaku tak terkesan dengan cara prancis memenangkan titel tahun ini. gaya bermain mereka dianggap tidak jelas oleh sang Legenda.

“Saya tidak yakin bahwa Prancis akan membangun sebuah era,” demikian Matthaus lewat tulisannya di Bild.

“Tim itu tidak mengadopsi gaya apa pun atau tampil meyakinkan dengan permainan mereka.

“Mereka tidak benar-benar menekan lawan hingga melewati batas,” imbuhnya.

Share this post