Lakukan Blunder, Keluarga Caballero Sempat Diancam

Lakukan Blunder, Keluarga Caballero Sempat Diancam

Willy Caballero, Kiper Veteran Argentina ini melakukan dua blunder fatal dalam pertandingan melawan Kroasia beberapa waktu lalu. Terkait blunder tersebut, eks Manchester City ini mengaku sempat mendapat ancaman, bahkan begitu juga dengan keluarganya dan itu membuat dia merasa sangat kecewa.

Lakukan Blunder, Keluarga Caballero Sempat Diancam

Seperti diketahui, sebelum berhasil mengamankan satu tiket ke babak 16 besar, Timnas Argentina memang sempat mendapati hasil yang mengecewakan di dua laga pertama. Melawan islandia mereka hanya mampu bermain imbang 1-1, sementara pada pertandingan kedua melawan Kroasia, tim arahan Jorge Sampaoli ini secara mengejutkan telan kekalahan dengan skor akhir 0-3.

Pada pertandingan melawan kroasia, bisa dikatakan dua gol terjadi karena kesalahan fatal yang dilakukan oleh kiper Willy Caballero yang dipercaya menggantikan Sergio Romero sebagaimana kiper MU tersebut tengah menepi karena cedera. Blunder fatal yang dilakukan mantan kiper Manchester city ini kemudian menuai banyak kecaman.

Bahkan dikatakan pemain berusia 37 tahun tersebut, dia sering menerima ancaman pembunuhan, dan yang lebih mengecewakan adalah ancaman juga menghampiri keluarganya.

“Saya menerima banyak sekali sikap tidak respek, doa-doa yang buruk dan ancaman terhadap saya dan keluaga saya, sikap-sikap amarah ini benar-benar tidak membantu saya.”

“Saya bertahan dengan orang-orang yang mendukung saya, menemani saya dan merasakan penderitaan saya. Saya berterima kasih kepada mereka yang demikian, baik yang dekat dan jauh, mereka yang berani menulis untuk saya dan semua yang mendukung saya di satu sisi dan lainnya. Sekali lagi, saya menerima kesalahan saya. Namun saya tidak pernah menginginkan keluarga saya menghabisi hari-hari yang tidak menyenangkan.” Tulis Caballero lewat akun instagram pribadinya.

Lebih lanjut, sosok yang kini berkostum Chelsea mengaku sudah lebih tenang menyusul keberhasilan Argentina melangkah ke babak 16 besar berkat kemenangan tipis 2-1 atas NIgeria pada pertandingan terakhir fase Group.

“Lebih tenang… Setelah hasil positif dan lolos, saya menjadi anekdot, seorang yang malang, seorang yang blunder, apa pun yang ingin Anda sematkan. Ada banyak sebutan yang saya terima, karena itulah kesalahan dalam sepakbola,” tulis Caballero dalam Instagram-nya.

Share this post