Isco Tegaskan Real Madrid Haram Tangisi Cristiano Ronaldo

Isco Tegaskan Real Madrid Haram Tangisi Cristiano Ronaldo

Periode krisis yang dialami Real madrid dalam beberapa laga terkahir ini dianggap sedikit banyak karena kepergian mega bintang Portugal, Cristiano Ronaldo pada bursa transfer musim panas kemarin. Namun, Isco kemudian membantah anggapan tersebut, dan menegaskan bahwa Real madrid pantang menangisi seorang pemain yang memang enggan berada di klub.

Isco Tegaskan Real Madrid Haram Tangisi Cristiano Ronaldo

Harus diakui, Periode krisis tengah menyelimuti Real Madrid, dengan hasil-hasil mengecewakan yang mereka telan dalam beberapa partai terakhir. Sebelum jeda Internasional, Los Blancos tak pernah menang dalam empat laga terkahirnya di semua ajang. Dengan rincian tiga kekalahan, satu hasil imbang dan tak pernah mencetak satupun gol membuat juara bertahan Liga Champions Eropa mencatat rekor terburuk sejak 1985.

Situasinya semakin pelik tatkala skuat arahan Julen Lopetegui kembali dipermalukan lawannya dalam laga kandang di Santiago Bernabeu melawan Levante akhir pekan kemarin. Dengan fakta bahwa klub hanya mencetak satu gol dari 5 partai terakhrinya dan tak pernah menang, publik mulai beranggapan bahwa Real Madrid merindukan sosok Cristiano Ronaldo. Namun anggapan ini dibantah Isco,

“Kami tidak bisa menangis untuk seseorang yang tidak mau berada di sini,” papar Isco.

Lebih lanjut, mantan pemain Malaga tersebut juga membela manajer julen Lopetegui yang belakangan diisukan bakal didepak dari kursi manajer.

“Pers tidak memiliki kekuatan untuk memecat pelatih Madrid. Kami betul-betul percaya pada apa yang dapat tim ini raih, dan pelatih memiliki kepercayaan penuh dari para pemain. Setelah itu, banyak hal dapat terjadi, namun saya yakin kami dapat memiliki musim yang bagus,” imbuhnya.

“Saya pikir ini akan menjadi keputusakn gila, Anda harus membiarkannya bekerja. Ia baru dua bulan di sini. Jika Anda menyingkirkan pelatih, Anda harus menyingkirkan kami semua. Adalah kami yang tidak mencetak gol atau main bagus. Ini karena kami, bukan pelatih.”

Share this post