Hina Real Madrid, Pique Dikecam eks Presiden Barca

Hina Real Madrid, Pique Dikecam eks Presiden Barca

Namun demikian, Joan Gaspart yang pernah menjadi orang paling berkuasa di Barcelona menegaskan bahwa dia tetap tidak suka melihat Real madrid berjaya, meskipun Los Blancos akan mewakili Spanyol di partai final Liga champions Eropa musim ini atau musim-musim mendatang.

Hina Real Madrid, Pique Dikecam eks Presiden Barca

Salah seorang bek andalan Barcelona, Gerard Pique, baru-baru ini kembali membuat heboh dengan ucapan kontroversialnya di depan media, dimana eks Untied mengaku tidak suka dengan ‘nilai-nilai’ yang diusung oleh Real Madrid. Terkait hal ini, salah seorang mantan Presiden Raksasa catalna, Joan Gaspart mengecam perkataan sang bek.

Sebagaimana diketahui, setelah Jeda Internasional pekan kemarin yang ditutup Spanyol lewat kemenangan atas Prancis, Pique memang sempat mengkritik nilai-nilai yang diusung oleh Real Madrid. Dia juga menuding bahwa Los Blancos memiliki hubungan dengan para penguasa Spanyol.

Sebagai informasi kritik dan tudingan tersebut tak lain berkaitan dengan menguapnya kasus pajak yang menimpa dua bintang Barcelona, Lionel Messi dan Neymar Jr, hal tersebut membuat Pique merasa kesal, terlebih tidak satupun pemain Real Madrid yang pernah terlibat masalah serupa. Terkait dengan hal ini, salah seorang mantan presiden Barcelona, Mario Gaspart, mengaku tidak senang dengan perkataan Pique.

“Jika ada satu hal dari komentarnya yang saya tidak setuju adalah soal nilai, Dengan tanpa mengurangi rasa hormat, anda harus membiarkan semua orang memilih.” tutur Gaspart di El Golazo.

Kendati demikian, lebih lanjut gaspart juga menegaskan bahwa dia tetaplah fans berat Barcelona dan sama sekali tidak berencana membelot mendukung sang rival abadi.

“Jika Real Madrid akan bermain di final Liga Champions melawan tim Jerman, itu akan jadi sebuah kebohongan jika saya bilang saya ingin mereka menang karena mereka mewakili Spanyol.” Tandasnya.

Share this post