Gagal ke UCL , Wenger Enggan Salahkan Pemilik Saham Mayoritas

Gagal ke UCL , Wenger Enggan Salahkan Pemilik Saham Mayoritas

Bahkan, manajer asal Prancis tersebut sama sekali tidak melihat adanya relasi antara kegagalan tim asuhannya musim ini dengan perpindahan mayoritas pemegang saham klub. Wenger justru merasa bahwa kegagalan ke ajang liga Champions Eropa harusnya dilimpahkan kepada manajer teknik.

Gagal ke UCL , Wenger Enggan Salahkan

Arsenal dipastikan gagal melangkah ke ajang Liga Champions Eropa musim depan, setelah tim peringkat empat, Liverpool berhasil memenangkan partai pamungkas mereka melawan Middlesbrough. Pemilik saham Mayoritas Klub, Kroenke, dianggap sebagai biang kegagalan klub musim ini, namun Wenger menampik hal tersebut.

Pada partai pamungkas melawan Everton yang berlangsung di Emirates Stadium, minggu malam (21/05) kemarin, arsenal memang berhasil mengemas kemenangan telak 3-1, namun di saat yang bersamaan, Liverpool juga berhasil menang atas Middlesbrough dengan kedudukan akhir 3-0. Alhasil, tim MArseyside pun lebih berhak melangkah ke ajang Liga Champions Eropa musim depan, setelah memastikan satu tempat di empat besar.

Sedangkan Arsenal, mereka harus puas hanya bermain di ajang Liga Europa musim depan, dan kegagalan ini adalah yang pertama bagi Tim London Utara untuk finish di empat besar dalam 21 tahun terakhir.

Kroenke berada di bawah tekanan fans untuk melepas sahamnya, usai menolak pembelian dari Alisher Usmanov belum lama ini. Namun Wenger membela Kroenke, dan berkeras bahwa yang bersangkutan sama sekali tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi pada tim di atas lapangan.

“Saya amat menghormati Kroenke. Dia tidak bersalah atas kegagalan kami mencapai Liga Champions. Departemen teknik yang bertanggung jawab atas itu. Saya tidak melihat apa hubungan antara dirinya dan apa yang kami lakukan.” tutur Wenger di Goal International.

Memang, kekecewaan fans Arsenal musim ini berlipat-lipat, pasalnya klub kesayangan mereka juga tak mampu melangkah jauh di ajang Liga Champions Eropa, usai disingkirkan untuk kali ke tujuh dalam tujuh musim terakhir dari babak 16 besar kompetisi tahunan tersebut.

Namun, Arsenal berpeluang menghibur diri mereka dengan cara memenangkan partai final Piala FA melawan Chelsea pada 25 Mei mendatang di Wembley Stadium.

Share this post