Gagal Juara Bundesliga, Bayern Akan Dibully

Gagal Juara Bundesliga, Bayern Akan Dibully

Hal tersebut dituturkan oleh salah seorang legenda Klub, Lothar Matthaus, akan sangat konyol rasanya jika mantan klubnya yang bertabur bintang dan ditangani pelatih hebat itu kemudian gagal mempertahankan gelar bundesliga jerman musim ini. Namun, Matthaus yakin bahwa Bayern tengah fokus sepenuhnya pada trofi Bundesliga kelima beruntun.

Gagal Juara Bundesliga, Bayern Akan Dibully

Bayern Munchen, raksasa Bundesliga Jerman ini memang masih memuncakki klasemen sementara di Liga mereka dan berpeluang meraih gelar kelima beruntun dalam lima musim terakhir. Akan tetapi, jika gagal, maka publik diyakini akan habis membully tim arahan Carlo Ancelotti tersebut.

Seperti diketahui, semenjak dibesut Carlo Ancelotti, sang juara bertahan memang sejauh ini belum menunjukkan performa maksimal. Die Roten sempat menelan kekalahan dari Atletico Madrid dan Rostov di Liga Champions, sementara posisi puncak klasemen mereka di Bundesliga diganggu oleh kehadiran tim promosi yang penuh kejutan, RB Leipzig.

Untungnya, dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka berhasil mengemas kemenangan beruntun, memastikan Bayern bakal melewati jeda musim dingin dengan keunggulan tiga poin di puncak klasemen Bundesliga dari rival terdekat mereka, RB Leipzig. Matthaus berharap Bayern terus mempertahankan posisi nomor satu dan menyabet titel kelima secara beruntun, karena jika tidak, sang legenda yakin, eks klubnya akan habis dibully.

“Bakal jadi lelucon yang luar biasa besar di Jerman jika memang pada akhirnya Bayern gagal memenangi Bundesliga bersama skuat mereka yang hebat ini. Ancelotti akan dianggap gagal menggantikan [Pep] Guardiola. Oleh karena itu, gelar Bundesliga menjadi target utama mereka musim ini,”

“Saya sendiri amat menantikan berlangsungnya paruh kedua Bundsliga, karena klub tidak bisa juara di paruh pertama. Hal ini [persaingan ketat di papan atas] bagus untuk sepakbola, untuk fans, dan untuk Bayern sendiri. Mereka kini dituntut untuk memberikan 100 persen di setiap laga,” terang Matthaus kepada TZ, Jumat (30/12).

Share this post