Dibantai Swedia, Pelatih Timnas Meksiko Akui Sakit Hati

Dibantai Swedia, Pelatih Timnas Meksiko Akui Sakit Hati

Juru Taktik Timnas Meksiko, Juan Carlos Osorio mengaku sangat sakit hati terkait dengan kekalahan yang ditelan tim asuhannya dari Swedia pada partai terakhir fase Group. Namun di satu sisi yang bersangkutan juga cukup bersyukur karena Meksiko tetap sukses melaju ke babak gugur turnamen empat tahunan ini.

Dibantai Swedia, Pelatih Timnas Meksiko Akui Sakit Hati

Sebagaimana diketahui, Tim Nasional Meksiko pada awalnya memimpin klasemen sementara berkat kemenangan yang mereka raih dalam dua pertandingan pertama fase group melawan juara bertahan Jerman dan juga saat berhadapan dengan Korea Selatan. Di partai terakhir mereka berhadapan dengan Swedia yang memerlukan kemenangan untuk lolos ke fase gugur.

Swedia sendiri tidak diunggulkan menang dalam pertandingan tersebut, namun secara luar biasa mereka mampu mengemas tiga gol ke gawang wakil Amerika Selatan dan memenangkan pertandingan lewat skor akhir telak 3-0. Beruntung bagi Meksiko karena di sisi lain, Jerman telan kekalahan dari Korea Selatan dengan skor akhir 2-0, karenanya Meksiko tetap lolos ke babak 16 besar.

Kendati demikian, selepas pertandingan tersebut, pelatih Meksiko Juan Carlos Osorio mengaku sakit hati dengan kekalahan telak yang ditelan tim asuhannya dalam partai melawan Swedia.

“Pertama-tama, yang bisa saya katakan adalah kami lolos karena kami sukses mengalahkan Jerman dan Korea, Meski begitu, hati saya sangat sakit. Kami tidak sukses dalam melakukan penetrasi di sepertiga akhir lapangan [melawan Swedia]. Kami membiarkan mereka mencetak tiga gol yang mana itu terlalu banyak. Saya tidak senang dengan cara kami bertahan namun ini adalah sebuah pembelajaran buat saya.” kata Osorio kepada wartawan di Yekaterinburg.

Di babak 16 besar nanti, Meksiko dipertemukan dengan Brasil selaku pemuncak klasemen Grup E, selagi duel ini bakal digelar di Samara Arena pada Senin (2/7) malam WIB mendatang.

Sementara Swedia finish sebagai pemuncak klasemen dengan enam poin, tapi mencatatkan selisih gol lebih banyak.

Share this post