Bayu Gatra Keluhkan Kepemimpinan Wasit Kontra Bhayangkara

Bayu Gatra Keluhkan Kepemimpinan Wasit Kontra Bhayangkara

Salah seorang pemain Madura United, Bayu Gatra, mengeluhkan kepemimpinan wasit Seyed Vahidt Kazemi dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC pada Rabu kemarin (08/11) waktu setempat. Menurut Bayu, sejumlah keputusan wasit dalam pertandingan tersebut sangat merugikan timnya.

Bayu Gatra Keluhkan Kepemimpinan Wasit Kontra Bhayangkara

Sebagaimana diketahui, Madura United memang menjamu Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 Indonesia pada Rabu kemarin (08/11) waktu setempat. Pertandingan tersebut sendiri pada akhirnya dimenangkan oleh Bhayangkara FC dengan skor akhir 3-1. Namun, sejumlah keputusan wasit Seyed Vahidt Kazemi yang memimpin laga tersebut terbilang merugikan tim tuan rumah.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak empat pemain Madura United diusit oleh wasit dengan pelanggaran yang masuk kategori biasa saja. Sementara ketika Peter Odemwinge dilanggar keras oleh salah seorang pemain Bhayangkara FC, tidak ada sanksi apapun yang diberikan oleh sang pengadil.

Wajar saja, winger andalan MU, Bayu Gatra kemudian mengeluhkan sikap dan kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut.

“Menurut saya ketegasan wasit kurang baik malam hari ini, contohnya tadi Peter jelas-jelas Indra Kahfi mau mematahkan kaki dia. Tapi wasit tidak ngasih apa-apa sama dia [Indra Kahfi], itu yang saya kecewakan,”

“Kita dengan sembilan pemain mampu cetak gol, terus kita dikasih kartu lagi, dikasih kartu lagi. Saya bangga sama anak-anak yang berjuang malam ini,” ungkap Bayu usai pertandingan.

Akan tetapi, pelatih Gomes de Oliviera tetap mengucapkan terima kasih kepada para pemainnya yang tetap bermain apik dan penuh semangat dalam pertandingan tersebut, kendatipun dihujani empat kartu merah.

“Kita tetap bangga, sisa pemain yang ada di lapangan itu mati-matian untuk tetap jadi bagian kebanggaan masyarakat Madura,” pungkasnya.

Share this post