Arsene Wenger Tak Menyesal Lepas Sanchez Lebih Awal

Arsene Wenger Tak Menyesal Lepas Sanchez Lebih Awal

Pelatih Arsenal, Arsene wenger mengaku sama sekali tidak menyimpan penyesalan terkait dengan keputusannya membiarkan penyerang Alexis Sanchez meninggalkan Emirates lebih awal dari rencana, meskipun sebenarnya Arsenal berpeluang mendapatkan uang yang lebih banyak jika melepas sang pemain di akhir musim nanti.

Arsene Wenger Tak Menyesal Lepas Sanchez Lebih Awal

Sebagaimana diketahui, Arsenal memang telah mencapai kesepakatan dengan rivalnya, Manchester United, pada brusa transfer musim dingin kemarin untuk pertukaran antara Alexis Sanchez dengan gelandang Armenia, Henrikh Mkhitaryan. Kedua pihak telah sepakat untuk melakukan pertukaran, dan publik menilai keduanya sama-sama diuntungkan.

Akan tetapi, jika saja bisa lebih bersabar, Arsenal dipercaya bakal mendapatkan keuntungan yang lebih besar andai melepas Sanchez pada musim panas mendatang. Memang, pada faktanya kontrak pemain Chile akan berakhir pada musim panas nanti, tapi di satu sisi mereka bisa memperpanjang kontrak tersebut kemudian melepas sang pemain pada musim panas nanti dengan banderol yang tinggi.

Andai saja demikian, maka Arsenal berpotensi mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari penjualan Sanchez. Terkait hal ini, manajer Arsene Wenger sendiri mengaku sama sekali tidak menyimpan penyesalan karena telah melepas eks Barcelona tersebut pada kesempatan bursa transfer musim dingin kemarin.

“Kami tidak memiliki kestabilan di lini pertahanan sejak awal musim, anda harus bisa bermain sangat efisien di level kami, Selain itu, ada keraguan di dalam tim terkait situasi Sanchez, Ozil juga. Sepanjang musim, hal tersebut telah menyulitkan kami.”

“Mungkin harusnya kami bisa mendatangkan seseorang, andai kami melepasnya lebih cepat. Sanchez, bagi dia itu sangat sulit. Karena begitu dia bermain kurang bagus, banyak orang mulai mempertanyakan komitmennya. Padahal hal tersebut tidak perlu dilakukan.” tutur Wenger di BT Sport.

“Saya tidak pernah mempertanyakan komitmennya, namun itu memang situasi yang sulit.”

Share this post