Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri sangat tidak terima ketika Jurnalis bertanya apakah ini adalah akhir dari Era Bianconneri, dengan tegas eks manajer AC Milan bahwa tidak ada kata penutup Era bagi timnya. Begitu juga dengan dua penggawa Senior klub, Gianluigi Buffon dan Andrea Barzagli. Allegri Geram Saat Era Juventus Disebut Telah Berakhir

Seperti diketahui, musim ini disebut sebagai musim puncak Juventus, terutama melirik performa para pemain mereka di sepanjang musim yang berhasil mengawinkan kembali dua trofi Domestik, Serie A Italia dan Coppa Italia. Namun sayang, ketika berada di ambang treble winner, sang raja Italia justru ditindas Real Madrid pada partai final Liga Champions Eropa dengan skor akhir 1-4.

Tak Heran, para jurnalis menganggap bahwa musim ini adalah kesempatan terakhir bagi dua pemain Veteran Juve, Gianluigi Buffon dan Andrea Barzagli untuk bisa mengangkat trofi Liga Champions Eropa sebelum gantung sepatu. Namun, pelatih Max Allegri membantah hal ini.

“Kami sama sekali belum menutup sebuah era. Gigi Buffon masih akan jadi kiper Juventus dan Andrea Barzagli masih salah satu pemain kami. Klub ini tahu bagaimana dan di mana ia harus mengintervensi untuk berkembang. Setelah istirahat sebentar, kami akan kembali dengan motivasi yang segar. Hidup memberi Anda kesempatan untuk kembali berpijak dan mencoba lagi.” Demikian ujar sang manajer kepada reporter.

Lebih lanjut, sang Allenatore bicara tentang kualitas lini pertahanan Juventus yang seolah tidak berdaya di hadapan para penyerang buas Real Madrid. Seperti kita tahu, Juve hanya kebobolan tiga kali sebelum final, justru kemudian kecolongan empat kali di laga puncak minggu kemarin (04/06).

“Saya rasa memang seperti itulah sepakbola. Real Madrid tidak mengejutkan saya, mereka hanya membuat kaget orang-orang yang beranggapan bahwa Juventus lah yang akan menang. Real menghadapi tekanan dan bermain melawan tim seperti ini, Anda tak boleh bertahan terlalu dalam. Setiap final memiliki kisahnya sendiri. Real Madrid punya kualitas yang istimewa, Namun tahun depan, kami bisa kembali menjalani Liga Champions yang tidak kalah hebatnya dari tahun ini” tandas eks pelatih AC Milan itu.

Share this post